PENYULUH antikorupsi (Paksi) sudah saatnya perlu menambah kompetensi diri, salah satunya, mencipta konten di media sosial.
“Karena penyuluhan [antikorupsi] melalui media sosial bisa menjangkau ke banyak kelompok sasaran,” ujar Sekretaris Forum Penyuluh Antikorupsi Rafflesia Mekar Bengkulu (PAK RMB), Engki Rendra, kepada ACLC KPK, Selasa (1 Agustus 2023).
Engki mengatakan hal itu menyangkut kegiatan pelatihan content creator yang diadakan oleh Paksi RMB pada Minggu (30 Juli 2023). Lokakarya (workshop) ini mengundang narasumber Arif Hidayat, filmmaker juga pengelola laboratorium Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Bengkulu.
Pelatihan selama hampir lima jam tersebut bagian dari program kerja divisi pemuda, remaja, dan mahasiswa dari Forum PAK RMB. Tujuannya untuk mendorong seluruh anggota forum memiliki kompetensi, khususnya dalam membuat konten antikorupsi di medsos.
Narasumber memberikan materi pembuatan konten mulai pra produksi, produksi, dan edit. Dalam sesi pra produksi, peserta dibekali bagaimana menentukan konsep/ide, anatomi kamera, segitiga eksposur, angle dan komposisi, story board, dan tim produksi.
Selanjutnya, sesi produksi, narasumber memberikan penjelasan bagaimana cara melakukan pengambilan gambar dan terakhir, peserta pelatihan diajari bagaimana proses edit. Dalam kesempatan itu, para peserta juga diminta untuk membuat konten dan hasilnya dibahas bersama-sama.