AKSI / TAMAN BACA DI LAMONGAN PAKAI BOARDGAME KPK UNTUK DIDIK ANAK ANTIKORUPSI
Menanamkan pendidikan antikorupsi kepada anak-anak harus menggunakan cara-cara yang menarik dan menyenangkan, salah satunya melalui permainan papan atau boardgame. Hal inilah yang dilakukan oleh Penyuluh Antikorupsi (Paksi) di sebuah taman bacaan di Lamongan, Jawa Timur.
Adalah Munasyarotul Fadlilati, Paksi yang menggunakan berbagai boardgame besutan KPK untuk mengajarkan nilai integritas kepada anak-anak di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Bintang Brilliant. Secara rutin, Munasyarotul mengajak anak-anak bermain menggunakan berbagai boardgame, seperti Kwartet Sahabat Pemberani, Keranjang Bolong, atau Terajana.
"Setiap permainan dilakukan oleh 5-6 anak, mereka bergantian memainkannya. Jika ditotal pernah sampai 25 anak bermain berbagai permainan di waktu yang sama tapi dengan jenis permainan berbeda. Usia mereka antara 8 sampai 12 tahun," kata Munasyarotul kepada ACLC pekan ini.
Munasyarotul sendiri melihat adanya perubahan positif dari anak-anak tersebut, terutama dalam penerapan nilai-nilai integritas. Anak-anak menjadi lebih disiplin dan berani menegur kawan-kawannya yang melakukan kesalahan.
"Anak berani bersikap tegas terhadap temannya yang melakukan kesalahan. Seperti ketika ada yang mencontek, langsung bilang tidak. Ketika ada yang membuang sampah sembarangan langsung menegur dengan bilang kalau itu tidak baik," kata Munasyarotul.
Boardgame Keranjang Bolong, Terajana, dan Kwartet Sahabat Pemberani yang digunakan TBM Bintang Briliant dapat diunduh gratis dan dicetak secara mandiri melalui situs ACLC. Bagi yang ingin menggunakan metode pengajaran yang sama, Munasyaratol menyarankan agar bersabar untuk mengajarkannya kepada anak-anak.
"Jangan membebani para peserta untuk menyelesaikan dengan cepat. Pelan-pelan saja, supaya tujuan yang diinginkan bisa tercapai," kata Munasyarotul.