You are using very small device. We're sorry we're unable to support your device. Please consider opening this website on other device.


Pendidikan Antikorupsi di SMA/SMK dan MA

Muatan Kurikulum Pendidikan Antikorupsi


Pendidikan antikorupsi diawali dengan memastikan bahwa kurikulum mengakomodasi nilai-nilai antikorupsi. Sehubungan dengan ini, sebagai jantung pendidikan, kurikulum memiliki dua kekuatan, yaitu:

  • Pertama, ketepatan memilih substansi atau lingkup pengetahuan yang akan dibelajarkan. Kebenaran substansi tidak disangsikan, urgent (penting) untuk dipelajari, benar-benar bermanfaat, relevan dengan kebutuhan peserta didik dan kehidupan, serta memancing minat peserta didik untuk mempelajari lebih lanjut secara mandiri.
  • Kedua, pengelolaan kurikulum melalui pembelajaran yang efektif yang didukung oleh sistem penilaian yang mengarah pada pencapaian kompetensi (valid) dan realiable (dapat dipercaya, ajeg, konsisten, andal dan stabil). Pengelolaan kurikulum diawali dengan penyusunan perencanaan pembelajaran yang benar-benar dapat dijadikan sebagai acuan dan pengendalian proses pembelajaran. Perencanaan tersebut memperhitungkan kelayakan dan keterlaksanaanya, disesuaikan dengan kondisi yang ada, mempertimbangkan perbedaan potensi dan kecepatan serta gaya belajar peserta didik, menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari siswa, tanggap terhadap berbagai perubahan situasi yang terjadi tiba-tiba, dan memberikan berbagai alternatif pengalaman belajar.

Kedua kekuatan itulah yang menjamin ketercapaian tujuan pembelajaran. Tanpa pengelolaan yang tepat, substansi yang hebat akan kehilangan makna. Demikian pula sebaliknya, kekeliruan dalam memilih substansi mengakibatkan pembelajaran menjadi sia-sia. Agar substansi kurikulum dapat dikelola dengan baik, maka guru sebagai pendam- ping siswa harus benar-benar memahami kedua aspek tersebut.

Supaya kurikulum memudahkan semua guru untuk melakukan pemb- elajaran, maka semua kebijakan pemerintah tentang kurikulum harus mudah dipahami, mudah dijabarkan, mudah disesuaikan dengan ke- butuhan peserta didik dan kondisi yang ada di sekitarnya (flexible), mudah dikelola oleh guru (manageable), terukur ketercapaiannya (measurable), terlihat tahapan perkembangannya (observable) dan dapat diprediksi hasilnya (predictable).

Apabila semua itu terpenuhi, maka substansi yang semula dianggap sulit, akan mudah dipelajari oleh siswa (learnable). Substansi yang semula dianggap sebagai beban akan menjadi kebutuhan dan bermakna bagi kehidupan.

Artinya, keberadaan kurikulum menjadi alat bantu yang memudahkan dan melancarkan proses pembelajaran, bukan mempersulit apalagi merepotkan semua pihak (guru, siswa, dan orang tua).

Buku Panduan Insersi Pendidikan Antikorupsi di tingkat SMA/SMK dan Mandrasah Aliyah


Berikut, Soft Copy dari Buku Panduan Insersi Implementasi Pendidikan Antikorupsi di tingkat SMA/SMK dan Madrasah Aliyah yang dapat digunakan Guru sebagai panduan melakukan Insersi Pendidikan Antikorupsi di sekolah:

 


Modul Pembelajaran Insersi Pendidikan Antikorupsi di tingkat SMA/SMK dan Mandrasah Aliyah


Bagian ini, tersedia soft copy dari Modul-modul Pembelajaran untuk Implementasi Pendidikan Antikorupsi di tingkat SMA/SMK dan Madrasah Aliyah yang dapat digunakan Guru sebagai panduan melakukan Implementasi Pendidikan Antikorupsi di sekolah:

Media Pembelajaran Insersi Pendidikan Antikorupsi di tingkat SMA/SMK dan Mandrasah Aliyah


Bagian ini, tersedia berbagai media sumber belajar untuk Implementasi Pendidikan Antikorupsi di tingkat SMA/SMK dan Madrasah Aliyah yang dapat digunakan Guru sebagai panduan melakukan Implementasi Pendidikan Antikorupsi di sekolah:

Card image cap

Buku-buku Antikorupsi untuk berbagai level pendidikan

Di sini, Anda dapat menemukan banyak buku yang dapat digunakan sebagai Sumber Belajar dalam melakuan Implementasi Pendidikan Antikorupsi di semua tingkatan kelas mulai dari SD dan MI, hingga SMA/SMK dan MA
Card image cap

Youtube Channel Pusat Edukasi Antikorupsi

Pusat Edukasi Antikorupsi, yang dulu dikenal dengan nama Anti Corruption Learning Center (ACLC) memiliki banyak media yang dapat Anda gunakan sebagai Sumber Belajar dalam melakukan Implementasi Pendidikan Antikorupsi di sekolah, termasuk Boardgame Antikorupsi yang dapat dimainkan peserta didik maupun guru.
Card image cap

Youtube Channel Berani Jujur Hebat

Pada Channel ini, Anda akan menemukan beberapa film yang dapat digunakan sebagai Sumber Belajar dalam melakukan Implementasi Pendidikan Antikorupsi di sekolah seperti Film Si Kumbi, Kumbang Antikorupsi, Petualangan 3 Sahabat, Sahabat Pemberani, dan Film-film berkualitas layar lebar “K Vs K”.
Card image cap

Youtube Channel KPK RI

Pada Channel ini, Anda akan mendapatkan film-film hasil dari Festival Film Antikorupsi (Anti-Corruption Film Festival, ACFFest) yang dapat digunakan sebagai Sumber Belajar dalam melakukan Implementasi Pendidikan Antikorupsi


dikyanmas.dikdasmen@kpk.go.id


Copyright © 2019 Komisi Pemberantasan Korupsi