You are using very small device. We're sorry we're unable to support your device. Please consider opening this website on other device.


Buku


INTEGRITAS UNTUK ANAK


Seri Tunas Integritas: Byur

Anak-anak Indonesia, buku ini akan melatih kalian untuk berani berbuat jujur, bertanggung jawab, dan disiplin. Mulailah dari diri sendiri agar kalian dapat membangun integritas karena integritas adalah bekal meraih cita-cita. Selamat membaca.

 

 


Seri Tunas Integritas: Hujan Warna Warni

Jujur itu hebat. Disiplin itu keren. Peduli itu luar biasa. Mari berlomba menjadi anak Indonesia yang hebat, keren, dan luar biasa. Mulailah dari diri sendiri. Jangan lupa, ajak orang tua, saudara, dan teman-temanmu.

 

 


Seri Tunas Integritas: Ini Itu

Siapakah yang akan menjadi presiden Indonesia 30 tahun yang akan datang? Pasti salah satu dari kalian. Ayo, tanamkan dalam diri sejak sekarang. Kalian akan memimpin negeri ini sebagai pemimpin yang bersih, sederhana, pemberani, dan adil.

 

 

 


Seri Tunas Integritas: Ungu Dimanakah Kamu

Baca dan buku adalah “koin peradaban”. Siapa suka baca, dialah pemegang kunci pengetahuan. Buku adalah pintu dan jendela pembuka pengetahuan. Siapa suka baca buku, dialah pemilik masa depan. Anak Indonesia, kalianlah pemilik dan penggenggam pengetahuan, masa depan, dan peradaban itu.

 

 


Seri Tunas Integritas: Wuuush

Tiada hari tanpa membaca, karena membaca membuat kita cerdas. Tiada hari tanpa berbuat jujur, karena apalah artinya cerdas kalau tidak jujur. Jadilah anak jujur, karena jujur adalah pakaian orang cerdas.

 

 


Seri Tunas Integritas: Ya Ampun

Ya ampun, Putri Rara pura-pura sakit hanya karena tak mau memakai gaun. Lalu lihatlah, para kumbi melayang terbang karena tepercik serbuk ajaib Flo. Sayang, Flo mengambil serbuk itu tanpa izin Nenek Olin. Tetapi, ke mana Putri Ela? Seharusnya dia menyelesaikan tenunannya dan tidak menunda-nunda.

 


Serial Kumbi: Mari Bermain Bersama

Ayo bermain dan berkreasi bersama Kumbi, Bimo, Osyi, Tupi, dan Ayi di Kumbinesia. Siapkan pensil, kertas, gunting, lem, selotip, dan alat pewarna. Ikuti petunjuknya, dan selamat berkarya!

 

 

 


Serial Kumbi: Modo Tak mau Menari

Modo tak mau menari Rangkuk Alu. Apakah betul karena ia sakit gigi? Untung Modo punya teman-teman yang baik. Mereka tak membiarkan Modo sedih. ANAK JUJUR pasti disenangi teman.

 

 

 


Serial Kumbi: Menyemai Benih Integritas

Dengan adanya buku ini, makin banyak guru-guru lain dan juga orangtua di rumah yang juga terinspirasi menciptakan berbagai kegiatan kreatif bersama anak-anak terkait nilai-nilai antikorupsi. KPK, guru-guru, dan orangtua tentunya dapat terus bersinergi berjuang bersama-sama melakukan pendidikan antikorupsi yang menarik demi masa depan Indonesia yang sejahtera.

 


Serial Kumbi: Piknik di Kumbinesia

Gara-gara Ayi, piknik di Kumbinesia tak lagi menyenangkan. Ini tidak bisa dibiarkan. Ayi harus diingatkan Apa yang dilakukan teman-teman Ayi untuk membuatnya jera?

 

 

 


Serial Kumbi: Suatu Hari di Museum Seni

Wah, mentimun model lukisan hilang! Ayo kejar pencurinya! Dia berpindah-pindah dari satu lukisan ke lukisan lain. Untung Kumbi dan teman-temannya cerdik.

 

 

 


Serial Kumbi: Angin di Perut Ossy

Kumbi dan kawan-kawan mengunjungi Kuau, sahabat mereka. Kuau menyambut dengan aneka masakan Padang yang lezat. Kini Perut Osyi melilit. Mungkin tadi terlalu banyak makan sambal. Namun, ini sudah waktunya berangkat ke Hutan Raya Bung Hatta. Teman-teman sudah menunggu.

 

 


Serial Kumbi: Egrang Pinjaman

Festival Egrang Ledokombo di Jember sudah dekat. Juma, Kumbi, dan teman-teman ingin menampilkan permainan bola egrang.  Semua berlatih. Bimo ingin sekali ikut. Namun, dia belum bisa main egrang. Lihat, ada sepasang egrang di depan rumah Juma.

 


Serial Kumbi: Ayo Terbang Momoa Kecil

Sudah lama Kumbi tak bertemu Moa, sahabat lamanya. Moa adalah burung Momoa yang tinggal di Maluku. Moa akan memiliki bayi. Seekor Momoa kecil akan menetas hari ini. Moa memberikan pakaian adat Maluku. Baju Ambon untuk Kumbi. Baju Koja untuk Bimo. Baju Buru untuk Ayi, dan baju Mantere Lamo untuk Osyi.

 


Serial Kumbi: Burung Namdur Harus Jujur

Lihat, Kumbi, Osyi, Tupi, Bimo, dan Ayi Ikut menjadi juri. Wah, indah sekali sarang ini. Siapa pembuatnya? Hey, sarang itu juga bagus sekali! Mirip sarang Andur. Apakah buatan Andur juga?

 

 

 


Serial Kumbi: Teman untuk Tenten

Ini Tenten, dia seekor Tenturun. Tenten tinggal di hutan Tesso Nilo yang indah. Tenten suka sekali mengumpulkan barang-barang unik. Setiap hari Tenten senang memandangi dan memainkan koleksinya. Barang-barang ini menjadi teman-teman Tenten. Suatu sore ada keributan di bawah rumah Tenten.

 


Serial Kumbi: Mengapa Anak Harus Jujur?

Pendidikan Antikorupsi untuk anak usia dini, bertujuan membiasakan perilaku-perilaku baik sejak dini. Hal tersebut diawali dengan menanamkan nilai-nilai kasih sayang (Pedagogy of Love), memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar anak, seperti makanan sehat dan bergizi, pembelajaran yang ramah anak, serta nilai-nilai dasar pembentuk karakter anak, seperti jujur, peduli, disiplin, mandiri, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil. Semua itu dibangun melalui proses internalisasi dan konstruktif.


Seri Cergam: Bangga

Ini pagi yang menyenangkan bagi para lebah. Hari ini, bunga-bunga bermekaran di lereng Gunung Rinjani. Semua lebah bersemangat terbang ke sana untuk mengisap madu. Mereka berbaris rapi dan berlomba-lomba ke tempat tujuan.

 

 


Seri Cergam: Batik Rilo

Membatik itu asyik, lho! Ayah akan mengikuti pameran batik sebentar lagi. Rilo ingin sekali membantu. Tapi, kenapa canting Rilo tidak mengeluarkan malam, ya? Berkali-kali Rilo mencoba, tidak ada jejak di atas kainnya. Mungkin Rilo harus mengganti canting. Ketika Rilo menggunakan canting yang lebih besar, ups! Cantingnya tumpah! Malamnya mengotori batik yang sudah dilukis, membuat semuanya berantakan.


Seri Cergam: Berani Jujur Yuk

Guru Menulis Antikorupsi merupakan wahana pengembangan kapasitas para guru kreatif yang memiliki minat dalam penulisan, terutama terkait konten antikorupsi dengan memuat nilai kearifan lokal. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini diikuti oleh 50 guru terpilih dari seluruh Indonesia sebagai bentuk partisipasi para guru dalam upaya implementasi pendidikan antikorupsi tingkat TKSMA (sederajat).

 


Seri Cergam: Bintang untuk Dafi

Besok di sekolah ada ulangan. Jika ingin mendapat bintang, Dafi harus belajar dengan giat. Dafi pun duduk di meja belajar membuka buku, tapi..ugh, susah. Belajar itu membosankan. Dafi ingin main handphone saja supaya bisa semangat belajar lagi. Main..main…main..Ya ampun, sudah terlalu malam! Dafi belum belajar sama sekali! Bagamana ini? Apakah Dafi masih bisa mendapat Bintang dalam ulangan besok?


Seri Cergam: Celengan Ayam

Azkia dan Tira ingin menabung. Mereka ingin menabung lewat celengan ayam. Tapi, tidak ada celengan ayam tersedia. Katanya, Bu Tejo akan membuatnya. Memangnya bisa dibuat sendiri? Ternyata bisa! Azkia dan Tira membantu Bu Tejo mencampur tanah liat, membuat cetakan, hingga menjemur. Ternyata tidak mudah. Seperti apa sih membuat celengan ayam sendiri? Kita intip Azkia dan Tira membuat celengan ayam, yuk!


Seri Cergam: Dakon

Ayo main Dakon bersama Ela dan Aya! Tapi, kenapa Aya menang terus, ya? Ela sebal karena dia kalah lagi kalah lagi. Main sekali lagi pun, Aya menang lagi. Pasti Aya curang! Ela tidak mau main lagi. “Kita main yang lain, bagaimana?” tawar Aya. Ela tidak mau. Kecuali ketika Aya mengajaknya bermain engklek. Dan, benar saja, ada sesuatu yang disimpan Aya selama ini, makanya Aya selalu menang. Wah, kira-kira apa itu?


Seri Cergam: Mukena Mita

Mita ingin punya mukena baru. Mukena teman Mita lebih cantik. Tapi, Ibu bilang mukena Mita masih bisa dipakai. Huh, Mita jadi sebal. Padahal mukena Mita kan sudah kucel, lusuh, dan kusam. Pokoknya Mita mau ngambek saja! Kira-kira, dengan begitu, Mita akan mendapat mukena baru tidak ya?

 

 


Seri Cergam: Si Empunya Telur

Kisah tentang seekor bebek putih dan ayam hutan yang kandangnya berdekatan. Ata, si ayam hutan, hanya bisa bertelur enam butir saja. Sementara Betih, si bebek putih, bisa bertelur sampai sembilan. Ata ingin sekali seperti Betih. Memiliki telur yang banyaaak …!

 

 


Teacher Supercamp: Juara Kejujuran (Jilid 1)

Buku ini merupakan salah satu hasil karya peserta “Anti-Corruption Teacher Supercamp 2016: Guru Menulis Antikorupsi”, yang penulisannya dibimbing oleh para mentor yang ahli di bidangnya. Secara detail karya yang dihasilkan peserta dari kegiatan ini berjumlah 50 buah, yaitu cerita bergambar (8 judul buku), cerpen anak (8 judul), komik (18 judul), dan naskah skenario film remaja (17 judul).

 


Teacher Supercamp: Juara Kejujuran (Jilid 2)

Buku ini merupakan salah satu hasil karya peserta “Anti-Corruption Teacher Supercamp 2016: Guru Menulis Antikorupsi”, yang penulisannya dibimbing oleh para mentor yang ahli di bidangnya. Secara detail karya yang dihasilkan peserta dari kegiatan ini berjumlah 50 buah, yaitu cerita bergambar (8 judul buku), cerpen anak (8 judul), komik (18 judul), dan naskah skenario film remaja (17 judul).


Komik Strip: Sahabat Pemberani

Komik Strip “Sahabat Pemberani” disusun oleh para komikus yang peduli dengan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Memuat pesan-pesan antikorupsi seperti menanamkan sifat jujur, integritas, semangat berbagi, berani bersih, dll.

 

 

 


INTEGRITAS UNTUK REMAJA


Buku Saku: Lawan Korupsi

Singkatnya, buku ini adalah awal buat kamu untuk mengenal musuh bernama korupsi. Di tengah kondisi negara yang morat-marit ini, dia adalah salah satu musuh terbesar kita. Dan di pundak siapa lagi harapan untuk menang itu ada, kalau bukan di generasi muda seperti kamu. Baca, pelajari dan mulailah ikut memeranginya.

 


Buku Saku: Suara dari Kelas Kecil

Perjalanan kegiatan “Teacher Supercamp 2015: Guru Menulis Antikorupsi”, sudah tiba di pengujung dermaga. Puji syukur kepada Tuhan YME kami panjatkan karena atas kemudahan dan restu-Nya, serangkaian kegiatan pelatihan pengembangan kapasitas guru kreatif menulis antikorupsi, berjalan dengan lancar. Sekejap, namun penuh dengan warna.

 


INTEGRITAS UNTUK UMUM


Orange Juice: Belajar Integritas kepada Tokoh Bangsa

Bangsa yang besar adalah bangsa yang meneladani  integritas para tokoh bangsanya. Setidaknya, mereka membuktikan bahwa negeri ini pernah memiliki pemimpin-pemimpin yang amanah, jujur, sederhana, dan sangat bertanggung jawab. Mereka adalah fakta bahwa bangsa kita tidaklah memiliki budaya korupsi sejak lama. Dari mereka, kita bisa optimistis, menjadi pribadi berintegritas dan amanah bukanlah kemustahilan bagi kita. Persoalannya, maukah kita meneladani jejak langkah mereka?

 


Saujana: Di Antara Pilihan

Cerita dalam buku ini adalah fiktif belaka. Namun, bukan tidak mungkin sangat lekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Ya, hidup adalah pilihan. Korupsi atau tidak korupsi juga pilihan. Setiap pilihan mengandung konsekuensi yang harus ditanggung. Siapa pun Anda, apa pun jabatan Anda, berapa pun usia Anda, di mana pun Anda berada, Mari kita ikuti hati nurani agar setiap pilihan bisa menjadikan Indonesia bersih, bebas dari Korupsi. Anda siap untuk menentukan pilihan?

 


KostumKomik: Berantas Korupsi dengan Komik

Komik Strip “Berantas Korupsi dengan Komik” disusun oleh para komikus yang peduli dengan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Memuat pesan-pesan antikorupsi seperti menanamkan sifat jujur, integritas, semangat berbagi, berani bersih, dll.

 

 

 


Copyright © 2019 Komisi Pemberantasan Korupsi