You are using very small device. We're sorry we're unable to support your device. Please consider opening this website on other device.


Infografis

Dampak Korupsi terhadap Ekonomi

Transparansi Internasional Indonesia (TII) mencatat kalau uang rakyat dalam praktek APBN dan APBD menguap oleh perilaku korupsi. Sekitar 30-40 persen dana menguap karena dikorupsi, dan korupsi terjadi 70 persennya pada pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah.

 

 


Dampak Korupsi terhadap Sosial dan Kemiskinan

Praktek korupsi menciptakan ekonomi biaya tinggi yang membebankan pelaku ekonomi. Kondisi ekonomi biaya tinggi ini berimbas pada mahalnya harga jasa dan pelayanan publik karena harga yang ditetapkan harus dapat menutupi kerugian pelaku ekonomi akibat besarnya modal yang dilakukan karena penyelewengan yang mengarah ke tindak korupsi.

 


Dampak Korupsi terhadap Birokrasi Pemerintahan

Aparat hukum yang semestinya menyelesaikan masalah dengan adil dan tanpa adanya unsur [emihakan, seringkali harus mengalahkan integritasnya dengan menerima suap, iming-iming, gratifikasi atau apapun untuk memberikan kemenangan.

 

 

 


Dampak Korupsi terhadap Politik dan Demokrasi

Konstituen didapatkan dan berjalan karena adanya suap yang diberikan pleh calon-calon pemimpin partai, bukan karena simpati atau percaya terhadap kemampuan dan kepemimpinannya. korupsi yang menyandera pemeirntahan akan menghasilkan konsekuensi menguatnya plutokrasi (sistem politik yang dikuasai pemilik modal/kapitalis).

 

 


Dampak Korupsi terhadap Penegakan Hukum

Dampak korupsi yang menghambat berjalannya fungsi pemerintahan sebagai pengampu kebijakan negara diantaranya menghambat peran negara dalam pengaturan alokasi dan menghambat negara melakukan pemerataan akses dan asset.

 

 

 


Dampak Korupsi terhadap Pertahanan dan Keamanan

Dampak korupsi terhadap pertahanan dan keamanan diantaranya melemahkan alutsista dan SDM karena anggaran hankam menguap sia-sia. Seringkali kita mendapatkan berita dari berbagai media tentang bagaimana egara ain begitu mudahnya menerobos batas wilayah negara Indonesia.

 

 


Dampak Korupsi terhadap Kerusakan Lingkungan

Dampak korupsi terhadap lingkungan diantaranya menurunnya kualitas lingkungan. Akibat yang dihasilkan oleh perusakan alam ini sangat merugikan khususnya bagi kualitas lingkungan itu sendiri. Dari kasus ilegal loging saja disinyalir kerugian negara yang terjadi sampai 30-42 triliun rupiah per tahun.

 

 


Kerugian Negara Akibat Korupsi di Indonesia

Tindakan korupsi merupakan tindakan yang sangat merugikan negara. Korupsi mengakibatkan melambatnya pertumbuhan ekonomi suatu negara, menurunnya investasi, meningkatnya kemiskinan, serta meningkatnya ketimpangan pendapatan. Bahkan korupsi juga dapat menurunkan tingkat kebahagiaan masyarakat di suatu negara.

 


Kerugian Negara vs Hukuman Koruptor

Terpidana korupsi memperoleh sanksi berupa penjara dan sanksi berupa hukuman finansial, yaitu hukuman yang diberikan kepada terpidana korupsi berupa uang yang harus dikembalikan ke negara karena sebuah tindakan korupsi. Hukuman finansial adalah gabungan nilai hukuman denda, hukuman pengganti, dan perampasan barang bukti (aset).

 


Biaya Sosial Korupsi

Efek jera yang optimum bagi pelaku kejahatan (koruptor) adalah dengan memperbesar expected cost dari koruptor. Idealnya, hukuman finansial yang diberikan kepada koruptor memperhitungkan biaya sosial korupsi dengan mempertimbangkan dampak sosial korupsi.

 

 

 


Hubungan antara Dampak Korupsi dan Biaya Sosial Korupsi

Pelayanan publik tak kunjung membaik. Pelayanan kesehatan mahal dan banyak lagi contoh buruk akibat kejahatan koruptor. Dampak korupsi merupakan mis-alokasi sumber daya sehingga perekonomian tidak dapat berkembang optimum. Dampak korupsi terhadap berbagai bidang kehidupan masyarakat menimbulkan biaya yang disebut sebagai biaya sosial korupsi.

 


Konsep Biaya Sosial Korupsi

Biaya sosial kejahatan dihitung dari tiga hal yaitu biaya antisipasi kejahatan, biaya akibat kejahatan dan biaya reaksi terhadap kejahatan. Maka, nilai kerugian keuangan negara merupakan biaya sosial ekspisit dalam hal ini adalah biaya akibat korupsi.

 

 

 


Seandainya Uang yang Dikorupsi Digunakan untuk Pembangunan

Uang yang dikorupsi sebesar Rp 168 T. Seandainya uang yang dikorupsi digunakan untuk pembangunan, maka bisa untuk membangun 195 gedung sekolah dasar (SD) baru dengan fasilitas yang lumayan lengkap. Selain itu juga bisa bisa membiayai sekolah 3,36 juta orang hingga menjadi sarjana.

 

 


Copyright © 2019 Komisi Pemberantasan Korupsi