You are using very small device. We're sorry we're unable to support your device. Please consider opening this website on other device.

 

Tahapan Sertifikasi

TAHAPAN SERTIFIKASI AHLI PEMBANGUN INTEGRITAS


A. Proses Pendaftaran

  1. Pemohon memahami proses asesmen Ahli Pembangun Integritas yang mencakup persyaratan dan ruang lingkup sertifikasi, penjelasan proses penilaian, hak pemohon, biaya sertifikasi dan kewajiban pemegang sertifikat.
  2. Pemohon mengisi formulir Permohonan Sertifikasi (APL-01) yang dilengkapi dengan bukti :
    • Curriculum Vitae (CV) yang menunjukkan pengalaman dalam bidang kepatuhan/pengawas internal dari korporasi atau instansi pemerintahan yang berurusan dengan korporasi secara 5 tahun secara berkelanjutan
    • Surat rekomendasi instansi yang di dalamnya menjelaskan bahwa yang bersangkutan tidak pernah melakukan pelanggaran/mendapat sanksi
    • Surat Keputusan Pengangkatan pada Jabatan Terakhir
    • Salinan Kartu Tanda Penduduk
    • Pas Foto 4×6 berwarna sebanyak 2 lembar
    • Bukti-bukti yang mendukung kompetensi yang mendukung setiap unit kompetensi seperti: sertifikat pelatihan yang relevan; risalah rapat kegiatan yang relevan; dan penghargaan yang relevan.
  3. Pemohon mengisi formulir Asesmen Mandiri (APL-02) dan dilengkapi dengan bukti-bukti pendukung.
  4. Pemohon telah memenuhi persyaratan dasar sertifikasi yang telah ditetapkan.
  5. Pemohon menyatakan setuju untuk memenuhi persyaratan sertifikasi dan memberikan setiap informasi yang diperlukan untuk penilaian.
  6. LSP menelaah berkas pendaftaran untuk konfirmasi bahwa pemohon sertifikasi memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam skema sertifikasi.

B. Proses Asesmen

  1. Asesmen Ahli Pembangun Integritas direncanakan dan disusun dengan cara yang menjamin bahwa verifikasi persyaratan skema sertifikasi telah dilakukan secara obyektif dan sistematis dengan bukti terdokumentasi untuk memastikan kompetensi;
  2. LSP menugaskan Asesor Kompetensi untuk melaksanakan asesmen;
  3. Asesor memilih perangkat asesmen dan metode asesmen untuk mengkonfirmasikan bukti yang akan dikumpulkan dan bagaimana bukti tersebut akan dikumpulkan;
  4. Asesor menjelaskan, membahas dan menyepakati rincian rencana asesmen dan proses asesmen dengan peserta sertifikasi;
  5. Asesor melakukan pengkajian dan evaluasi kecukupan bukti dari dokumen pendukung yang disampaikan pada lampiran dokumen Asesmen Mandiri APL-02, untuk memastikan bahwa bukti tersebut mencerminkan bukti yang diperlukan;
  6. Hasil proses asesmen yang telah memenuhi aturan bukti akan direkomendasikan kompeten, sedangkan hasil proses asemen yang dinyatakan belum kompeten harus memenuhi/melengkapi rekomendasi asesor.

C. Proses Uji Kompetensi

  1. Uji kompetensi Ahli Pembangun Integritas dirancang untuk menilai kompetensi secara praktik, tertulis, lisan, pengamatan atau cara lain yang andal dan objektif, serta berdasarkan dan konsisten dengan skema sertifikasi. Rancangan persyaratan uji kompetensi menjamin setiap hasil uji dapat dibandingkan satu sama lain, baik dalam hal muatan dan tingkat kesulitan, termasuk keputusan yang sah untuk kelulusan atau ketidaklulusan;
  2. Uji kompetensi dilaksanakan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang ditetapkan;
  3. Peralatan teknis yang digunakan dalam proses pengujian Ahli Pembangun Integritas diverifikasi
  4. Bukti yang dikumpulkan melalui uji praktik, tulis, lisan, diperiksa dan dievaluasi untuk memastikan bahwa bukti tersebut mencerminkan bukti yang diperlukan untuk memperlihatkan kompetensi telah memenuhi aturan bukti;
  5. Hasil proses uji kompetensi yang telah memenuhi aturan bukti Valid, Asli, Terkini, dan Memadai (VATM) direkomendasikan “Kompeten” dan yang belum memenuhi aturan bukti VATM direkomendasikan “Belum Kompeten”.

D. Keputusan Sertifikasi

  1. LSP menjamin bahwa informasi yang dikumpulkan selama proses sertifikasi mencukupi untuk:
    a. mengambil keputusan sertifikasi;
    b. melakukan penelusuran apabila terjadi banding.
  2. Keputusan sertifikasi terhadap peserta dilakukan oleh LSP berdasarkan rekomendasi dan informasi yang dikumpulkan oleh asesor kompetensi melalui proses sertifikasi. Personil yang membuat keputusan sertifikasi tidak ikut serta dalam pelaksanaan asesmen dan uji kompetensi.
  3. Personil yang membuat keputusan sertifikasi memiliki pengetahuan yang cukup dan pengalaman proses sertifikasi untuk menentukan apakah persyaratan sertifikasi telah dipenuhi.
  4. Sertifikat tidak diserahkan sebelum seluruh persyaratan sertifikasi dipenuhi.
  5. LSP menerbitkan sertifikat kompetensi kepada semua yang telah berhak menerima sertifikat dalam bentuk surat dan/atau kartu, yang ditandatangani dan disahkan oleh personil yang ditunjuk LSP dengan masa berlaku sertifikat 3 tahun.

E. Pembekuan dan Pencabutan Sertifikat

Pembekuan dan pencabutan sertifikat dilakukan jika seorang pemegang sertifikat kompetensi terbukti melanggar kewajiban pemegang sertifikat dan dapat merugikan LSP.

F. Proses Sertifikasi Ulang

  1. LSP menetapkan kebijakan dan prosedur terdokumentasi untuk proses sertifikasi ulang, sesuai dengan sertifikasi awal.
  2. Metode yang digunakan dalam sertifikasi ulang adalah dengan memverifikasi bukti pemegang sertifikat tetap bekerja pada ruang lingkup skema dan dapat dilengkapi dengan metode lain di antaranya uji profisiensi dan uji praktik, uji lisan dan lainnya.

G. Penggunaan Sertifikat

Pemegang sertifikat Ahli Pembangun Integritas harus menandatangani persetujuan untuk :

  1. Memenuhi ketentuan skema sertifikasi;
  2. Menyatakan bahwa sertifikatnya hanya berlaku untuk ruang lingkup sertifikasi yang diberikan;
  3. Tidak menyalahgunakan sertifikat yang dapat merugikan BNSP dan tidak memberikan persyaratan yang berkaitan dengan sertifikasi yang menurut LSP dianggap dapat menyesatkan atau tidak sah;
  4. Menghentikan penggunaan semua pernyataan yang berhubungan dengan sertifikasi yang memuat acuan LSP setelah dibekukan atau dicabut sertifikatnya serta mengembalikan sertifikat kepada LSP yang menerbitkannya;
  5. Menyatakan akan mematuhi kode etik profesi Ahli Pembangun Integritas.

H. Banding

Peserta sertifikasi dapat melakukan banding jika tidak puas atas keputusan yang diambil oleh Asesor Kompetensi dengan mengisi form banding.


Info Sertifikasi


Pendaftaran


Tahapan Sertifikasi


Jadwal Sertifikasi


Daftar Asesor Kompetensi


Daftar Ahli Pembangun Integritas


Kode Etik Ahli Pembangun Integritas



Copyright © 2019 Komisi Pemberantasan Korupsi