Menegaskan semangat yang sama, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyampaikan apresiasi atas dukungan KPK sekaligus menekankan pentingnya sinergi antara lembaga eksekutif dan legislatif. “Integritas adalah fondasi utama pemerintahan yang bersih. Tanpanya, sebesar apa pun sumber daya yang kita miliki, akan sulit mencapai pembangunan yang berkeadilan dan menyejahterakan rakyat,” ujarnya.
Muhidin menambahkan, upaya pemberantasan korupsi tidak cukup melalui penindakan semata. Pemerintah daerah, kata dia, harus membenahi sistem, memperkuat pengawasan internal, meningkatkan transparansi anggaran, dan mendorong partisipasi publik. Reformasi birokrasi, inovasi pelayanan, serta penerapan sistem digital (e-government) menjadi langkah konkret Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan agar masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya pemerintahan.
“Mari kita jaga amanah rakyat dengan integritas dan keteladanan. Bersama, kita wujudkan Kalimantan Selatan yang bersih dari korupsi dan membawa kesejahteraan bagi semua,” tutupnya.
Senada dengan itu, Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk membangun pemerintahan yang transparan dan berintegritas. “Ini adalah tanggung jawab moral kita kepada masyarakat. Integritas harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga agar menjadi teladan di lingkungan kerja,” tuturnya.