KOMISI Pemberantasan Korupsi mengapresiasi langkah Kementerian Keuangan RI menyelenggarakan Pelatihan Calon Penyuluh Antikorupsi (PELOPOR) secara mandiri untuk kali pertama.
Selama ini penyelenggaraan PELOPOR di kementerian/lembaga maupun daerah dilakukan oleh Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK.
Kemenkeu telah berkali-kali bekerja sama dengan KPK menyelenggarakan pelatihan antikorupsi. Tercatat, Forum Dana Rakca Kemenkeu merupakan forum penyuluh antikorupsi dengan jumlah anggota terbanyak di tingkat kementerian/lembaga yang mencapai ratusan penyuluh.
Sepanjang 2024, Kemenkeu akan mengadakan pelatihan sebanyak dua kali. Kegiatan pertama diselenggarakan selama lima hari, Senin-Jumat (27-31 Mei) di Gedung Pusdiklat Pajak Kemenkeu, Kemanggisan, Jakarta. Adapun pelaksanaan diklat angkatan kedua diselenggarakan pada Juni mendatang.
Diklat angkatan pertama ini diikuti sebanyak 48 orang. Mereka adalah pegawai dari berbagai unit kerja, seperti Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Direktorat Jenderal Anggaran, dan Sekretariat Jenderal.
Kepala Satgas 2 Direktorat Diklat Antikorupsi KPK M. Indra Furqon mengapresiasi penyelenggaraan PELOPOR secara mandiri oleh Kemenkeu. “Terima kasih banyak atas kerja sama Pusdiklat yang sudah menginisiasi pelatihan ini,” ujar Indra dalam sambutan di hari pembukaan diklat, Senin.
Ia mengatakan tujuan diklat guna meningkatkan integritas baik penyelenggara maupun peserta diklat serta seluruh ekosistem yang terlibat dalam diklat.
"Karena integritas itu seperti iman naik-turun. Jangan berharap kita punya integritas sampai mati, enggak mungkin,” katanya.
“Maka, kita perlu dicas lagi, diingatkan lagi. Dan, (diklat) ini salah satu momen bagi kita untuk meningkatkan integritas.”