SEJUMLAH wanita muda meriung di pojok taman. Beralas karpet, mereka asyik bermain kartu. Satu per satu mereka bergiliran mencari kartu yang diinginkan dengan menebak—tunjuk bebas ke pemain lain.
“Adil,” tutur seorang pemain menunjuk lawan mainnya.
“Tidak ada,” dijawab sang lawan.
Karena tak ada kartu kategori “Adil” yang diminta, maka pemain yang meminta tersebut harus mencangkul atau mengambil lagi dari tumpukan kartu.
Permainan kartu ini berbeda dari kartu umumnya. Disebut dengan “Sahabat Pemberani”, sebuah kartu kwartet yang dikeluarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
Kartu-kartu itu berisi kategori atau nilai-nilai antikorupsi, seperti berani, sederhana, jujur, adil dan lain-lain. Pemenang permainan yaitu yang mampu mengumpulkan nilai antikorupsi dari sembilan kategori yang ada.
Permainan kartu itu digelar dalam rangkaian “Roadshow Bus KPK: Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” saat berkunjung ke Lapangan Sempur, Kota Bogor, Jawa Barat pada Minggu (14 Mei 2023).
Melalui permainan kartu bergambar itu diharapkan pemainnya, baik anak-anak maupun dewasa, bisa lebih mudah memahami tentang nilai-nilai integritas juga menghindari praktik-praktik koruptif.