KABUPATEN Cianjur menjadi lokasi pertama yang mengawali kegiatan Roadshow Bus KPK di Jawa Barat. Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Bupati Cianjur ini dilakukan selama empat hari, Kamis-Minggu (25-28 Juli 2024).
Antusiasme masyarakat terhadap sosialisasi antikorupsi itu begitu tinggi dari anak-anak sekolah hingga masyarakat umum. Mereka mengunjungi bus dan sejumlah stan yang berada di lokasi kegiatan.
Dalam serangkaian agenda, KPK dibantu oleh para penyuluh antikorupsi di Cianjur dan Jawa Barat. Mereka telah mendampingi KPK sejak 22 Juli di acara Cerdas Cermat antar organisasi perangkat daeragh (OPD).
Banyak kegiatan yang dilakukan para penyuluh selama Roadshow Bus KPK, antara lain edukasi para pengunjung bus dan stan, bimtek kepala desa, pendidikan antikorupsi siswa sekolah, temu komunitas antikorupsi, dan layar tancap film antikorupsi (ACFFest), serta Senam Hajar Serangan Fajar.
Sejumlah Paksi yang turut dalam kegiatan, antara lain Master Iip Ivana, Master Taufik, Master Talina (Kabupaten Cianjur), Master Seproni (Bandung Barat), Master Sahala (Kota Bandung), Master Ali Subhan (Kabupaten Sukabumi), dan Master Diana (Kota Cimahi).
Master Iip mengatakan giat antikorupsi bersama KPK tersebut memperlihatkan bagaimana kolaborasi dan sinergi antarpemangku kepentingan berjalan dengan apik.
Menurutnya, banyak hal yang bisa dipetik penyuluh antikorupsi dari kegiatan-kegiatan selama Roadshow Bus KPK, antara lain pencerahan materi dan strategi penyuluhan, pentingnya penyuluh menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, dan perlunya pengenalan keberadaan penyuluh dan tugas-tugasnya kepada masyarakat.
Hal senada disampaikan oleh Master Talina. Menurutnya, sebuah kehormatan penyuluh antikorupsi dilibatkan sejak perencanaan hingga penutupan kegiatan.
“Kami juga merasa dihargai di kalangan OPD setelah KPK dalam pembukaan (Roadshow Bus KPK) menyebut keberadaan dan peran Paksi dalam pencegahan tindak pidana korupsi,” ujarnya kepada ACLC KPK, Senin (29 Juli).