SEBAGAI karya seni, film memiliki daya pengaruh yang begitu kuat. Banyak hal bisa disampaikan melalui medium satu ini yang dianggap merepresentasikan kondisi sosiokultural masyarakat.
Ketua Komunitas Penyuluh Antikorupsi Sinergi Untuk Film Integritas (PAK SUFI) Diana Handayani mengatakan, selain sebagai media hiburan, film memiliki fungsi sebagai media edukasi, motivasi, pengembangan ide, kampanye, bahkan propaganda.
“Film dapat memiliki banyak corak penggambaran realitas yang ada di masyarakat, termasuk di dalamnya realitas tentang korupsi dan usaha memeranginya,” kata Diana kepada ACLC KPK, Kamis (2 Mei 2024).
PAK SUFI dibentuk untuk memberikan cara-cara yang berbeda dalam membumikan nilai-nilai antikorupsi di masyarakat. Terlebih, kata Diana, film memberikan nuansa berbeda dalam proses belajar antikorupsi: peserta pun menjadi lebih rileks dan menyenangkan.
Diana menuturkan anggota komunitasnya menggunakan film-film Anti-Corruption Film Festival (ACFFest) KPK dalam kegiatan penyuluhan ke berbagai segmen masyarakat. Diakuinya bahwa medium film lebih menarik minat para penyuluh.
“PAK SUFI menyepakati bahwa film yang digunakan adalah film-flm yang memiliki muatan nilai integritas. Yang utama ialah produk-produk ACFFest KPK,” ujarnya.
Selama ini, dalam setiap aksi penyuluhan, Diana menuturkan, peserta terlihat antusias dan terhibur. Selain itu, peserta dapat melakukan pendalaman substansi antikorupsi dari cerita yang dimuat dalam film.
Hanya saja, ia mengakui bahwa penyuluhan lewat film memiliki tantangan-tantangan sendiri, di antaranya pemilihan film yang lebih dekat dan lebih sesuai kebutuhan penyuluhan. Juga, terkait dengan waktu dan kesempatan untuk eksplorasi, mempelajari, dan memilih film-fim yang cocok atau sesuai untuk penyuluhan.
Komunitas PAK SUFI dibentuk pada 30 Maret 2022 diawali dengan giat pertama community of practise (CoP) memperingati hari Film Nasional. Anggota yang tergabung di grup WhatsApp SUFI sebanya 71 orang. Menurut dia, SUFI menjadi ruang perjumpaan para penyuluh antikorupsi yang sering menggunakan film sebagai media penyuluhan.
“(SUFI) menjadi wadah untuk meningkatkan kapasitas anggotanya, serta menjadi tempat berkolaboraksi dalam gerakan antikorupsi,” jelas penyuka film Seri Kita VS KPK dan Avatar ini.
PAK SUFI memiliki beragam kegiatan yang rutin dijalankan, antara lain:
- Bedah film dengan beragam format, seperti: webinar, nobar online dan offline, react film, live Instagram.
- Kuis SUFI: kuis terkait film film integritas
- Peningkatan kapasitas anggota: keterampilan teknis penyuluhan menggunakan film dan pengetahuan seputar film lainnya.
- Merespons situasi terkini: membahas film yang dibincangkan publik, seperti film ACFFest terbaru, film komersial bermuatan integritas (seperti Budi Pekerti), film propaganda politik ( seperti Dirty Vote) dan lain-lain.
- Community of Practise kegiatan tahunan menyambut Hari Film Nasional sekaligus refleksi tahunan SUFI.[]