AKSI / PERAN PENTING PAKSI DALAM ROADSHOW BUS KPK
Suksesnya pelaksanaan Roadshow Bus KPK di beberapa kota tak terlepas dari peran penting Penyuluh Antikorupsi atau Paksi. Mereka terlibat dalam kegiatan tersebut dari awal hingga akhir, memberikan bantuan langsung dan mengisi materi-materi antikorupsi kepada masyarakat.
Pada Roadshow Bus KPK di Kota Bandar Lampung pekan lalu, Paksi ikut mendampingi para pengunjung booth KPK. Di hadapan anak-anak SD dan TK, "Pasukan rompi biru" ini memimpin games dan membawakan kisah-kisah dongeng yang sarat akan nilai-nilai antikorupsi. Dengan cara-cara seru, menyenangkan, dan lucu, pengajaran antikorupsi jadi tidak membosankan bagi anak-anak.
Di Provinsi Lampung, Roadshow Bus KPK parkir di Kota Metro, Bandar Lampung, dan Kalianda. Ketua Forum Penyuluh Antikorupsi Lampung (FPAK Lampung) Aris Supriyanto mengaku keterlibatan Paksi pada kegiatan tersebut adalah atas permintaan dari KPK. Aris mengatakan, mereka langsung menyanggupi permintaan tersebut.
"Kami diminta untuk melibatkan 5 orang Paksi di setiap kotanya. Di kota-kota itu, kami membantu melakukan penyuluhan, menjaga booth pameran, hingga menyampaikan penyuluhan antikorupsi," kata Aris kepada ACLC di Bandar Lampung pekan lalu.
Spesialis Kampanye Antikorupsi KPK Epi Handayani mengatakan Paksi memiliki peran penting dalam kegiatan Roadshow Bus KPK. Selain menjadi fasilitator dan pemberi materi antikorupsi, kehadiran Paksi sebagai warga lokal menjadi keuntungan tersendiri.
"Sebagai bagian dari masyarakat tempat Roadshow Bus KPK hadir, Paksi juga memiliki kelebihan tersendiri. Paksi memahami karakteristik, bahasa, adat dan budaya masyarakat setempat, hal ini tentu akan memudahkan KPK dalam menyebarkan nilai-nilai antikorupsi," kata Epi.
"Kami sangat terbantu dengan kehadiran Paksi. Roadshow Bus KPK tidak akan lengkap tanpa adanya ‘pasukan rompi biru’ yang memiliki misi menyebarluaskan nilai-nilai antikorupsi," lanjut Epi lagi.
Pada pembukaan Roadshow Bus KPK, Paksi juga diperkenalkan secara langsung oleh Wawan Wardiana, Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, kepada masyarakat dan pejabat pemerintah Lampung. Aris berharap, dengan diperkenalkan langsung oleh KPK, Paksi akan semakin mudah memberikan penyuluhan.
"Dengan diperkenalkan seperti ini, saat kami melakukan sosialisasi antikorupsi, masyarakat akan tahu bahwa kami bukan abal-abal. Kami memang sudah tersertifikasi LSP KPK, sehingga bupati, gubernur, dan walikota paham, jadi mereka tidak ragu-ragu lagi menerima kami," kata Aris.