Pada kondisi inilah API harus berperan dengan menjadi perpanjangan tangan KPK menegakkan integritas di perusahaan. Desiantien menegaskan, API harus berani menentang jika menemukan indikasi korupsi, tentunya dengan bukti-bukti yang cukup dan cara penyampaian yang baik.
"Kemauan untuk speak up memang harus ditumbuhkan, harus berani diikuti dengan langkah perbaikan sistem. Jika tidak, tidak akan bisa memperbaiki kondisi yang ada," kata Desiantien yang sempat bekerja pada bidang kepatuhan di kantor pusat Chevron di California, Amerika Serikat, selama beberapa tahun ini.
Agar API tidak hanya menjadi titel belaka, Desiantien berharap ke depannya akan ada penilaian secara berkesinambungan terhadap para API. Penilaian ini akan menjadi alat ukur keberhasilan dan perubahan apa saja yang telah dilakukan API di perusahaan mereka.
Perbaikan Mulai Terlihat
Sampai Desember 2021, sudah ada 228 API yang tersebar di berbagai perusahaan seluruh Indonesia dan terus bertambah setiap tahunnya. Desiantien melihat perubahan yang baik dengan kehadiran API di tengah-tengah perusahaan.
"Sekarang saya melihat di beberapa hal sudah cukup baik, transparannya mulai terlihat, dan anak-anak muda ini sudah mulai berani speak up," kata dia.